™My Generation™
Bukan seorang member?

Jika Anda bukan member dan belum mendaftar, hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendaftar! Menjadi member mendapatkan banyak manfaat dan banyak lagi!.


-Mulai topik baru dan membalas pesan kepada orang lain.
-Berlangganan topik dan forum untuk mendapatkan update otomatis.
-Dapatkan profil Anda sendiri dan membuat teman baru.
-Menyesuaikan diri dari pengalaman Anda di sini dan berbagi.
Daftar Sekarang.
By: ™My Generation™ Community Anak Bangsa

™My Generation™

Community Anak Bangsa 2011
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianPendaftaranLogin
**Welcome To ™My Generation™ Community Anak Bangsa**|||**Bergabunglah Dengan Kami Dan Daftarkan Diri Anda Sekarang**
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Live Streaming
Top posters
Xaverius Fully
 
MG-Aestine Christy
 
laskar751
 
dauskhaan
 
MG_Santi Viper
 
gifan123
 
arvo
 
royvandi
 
MG_Ferdian Xaverius
 
nack-karma
 
widgeo.net
Iklan
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar

Share | 
 

 Meski "Hilang", Pancasila Tetap Relevan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
MG_Amel
VIP Member
VIP Member


MG Community Anak Bangsa
Jumlah posting : 18
Points : 172
Reputation : 18
Join date : 07.04.11
Age : 26
Lokasi : Bandung

PostSubyek: Meski "Hilang", Pancasila Tetap Relevan   Fri May 06, 2011 12:15 pm


Bagian terpenting penanaman ideologi Pancasila di dunia pendidikan tidak hanya meliputi materi, melainkan sikap-sikap yang dibentuk dalam nilai Pancasila itu sendiri. Pasalnya, meskipun seorang anak diberikan mata pelajaran tersebut, belum tentu anak tersebut menjadi seorang pancasilais.


"Penanaman ideologi Pancasila di dunia pendidikan sama saja jika melihat pendidikan karakter. Tidak hanya pendidikan yang tidak hanya harus tahu, tetapi juga harus bersikap dan mengamalkannya."


Demikian dikatakan pemerhati pendidikan Arief Rachman, ketika ditemui Kompas.com di Jakarta, Kamis (5/4/2011). Menurut Arief, saat ini sebagian besar orang hanya mengetahui rambu-rambu Pancasila, namun jarang sekali yang mengamalkan inti dari nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi tersebut.

"Penanaman ideologi Pancasila di dunia pendidikan sama saja jika kalau kita lihat pendidikan karakter. Pendidikan karakter itu bukan mata pelajaran. Tidak hanya pendidikan yang tidak hanya harus tahu, tetapi harus juga bersikap dan mengamalkan," ujar pria kelahiran Malang, 19 Juni 1942 ini.

Arief mengatakan, ideologi Pancasila tetap relevan sampai kapan pun bagi bangsa Indonesia. Ia menilai, walaupun saat ini pelajaran Pancasila sudah tidak terdapat lagi dalam kurikulum, penanaman ideologi tersebut dapat secara langsung diterapkan dalam proses mengajar.

"Yang terpenting adalah mengaktualisasikan dalam contoh-contoh problematik saat ini, karena Pancasila tetap relevan," kata Arief.

Dia mencontohkan, ketika ingin menerapkan sila pertama, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Dalam hal itu, anak-anak dapat diajarkan mengenai toleransi, terlebih dengan orang-orang yang berbeda agama.

"Lalu, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, itu dapat dilihat pada kasus-kasus bullying di sekolah-sekolah. Apakah masih ada kasus-kasus tersebut? Nah, guru-guru itu harus mengajarkan siswa-siswanya, bahwa bullying itu tidak baik," jelasnya.
Kembali Ke Atas Go down
 
Meski "Hilang", Pancasila Tetap Relevan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Misteri 11 hari yang hilang dari kehidupan Agatha Christie
» (Ask) Cara agar motor ga hilang
» telah Hilang Yamaha r6 hitam
» [HELP] Kok ciri suara mesin ninjaku hilang ya?
» (helpp) ganti footstep racing rem belakang kadang suka hilang

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
™My Generation™ :: Domestic News :: Berita Lokal-
Navigasi: