™My Generation™
Bukan seorang member?

Jika Anda bukan member dan belum mendaftar, hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendaftar! Menjadi member mendapatkan banyak manfaat dan banyak lagi!.


-Mulai topik baru dan membalas pesan kepada orang lain.
-Berlangganan topik dan forum untuk mendapatkan update otomatis.
-Dapatkan profil Anda sendiri dan membuat teman baru.
-Menyesuaikan diri dari pengalaman Anda di sini dan berbagi.
Daftar Sekarang.
By: ™My Generation™ Community Anak Bangsa

™My Generation™

Community Anak Bangsa 2011
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianPendaftaranLogin
**Welcome To ™My Generation™ Community Anak Bangsa**|||**Bergabunglah Dengan Kami Dan Daftarkan Diri Anda Sekarang**
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Live Streaming
Top posters
Xaverius Fully
 
MG-Aestine Christy
 
laskar751
 
dauskhaan
 
MG_Santi Viper
 
gifan123
 
arvo
 
royvandi
 
MG_Ferdian Xaverius
 
nack-karma
 
widgeo.net
Iklan
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar

Share | 
 

 Peran Orangtua Mendampingi Anak Menghadapi Tes

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
MG_Clara
VIP Member
VIP Member


MG Community Anak Bangsa
Jumlah posting : 7
Points : 130
Reputation : 9
Join date : 07.04.11
Age : 27
Lokasi : Bangka Belitung

PostSubyek: Peran Orangtua Mendampingi Anak Menghadapi Tes   Fri Apr 22, 2011 7:07 pm


Saya tidak pernah ragu, begitu kata para orangtua. Akan tetapi, saat anak membutuhkan perasaan bahwa ia mendapat dukungan penuh dari orangtuanya, diterima dengan penuh cinta atas kelebihan dan kekurangannya, orangtua justru menularkan kecemasan pada anak. Bagaimana kalau ia tidak lulus tes atau tidak naik kelas? Bagaimana kalau ujian negaranya tidak lulus? Catatannya sudah lengkap atau belum?

Selain faktor IQ, anak juga membutuhkan kondisi ideal agar sukses belajar. Kondisi ideal didapatkan anak jika orangtua menanamkan nilai positif tentang pendidikan anak, memberi perhatian dan imbalan yang tepat dari setiap upaya anak, pendampingan yang penuh kasih tidak disertai tuntutan dan penekanan.

Berbaik sangka, bersikap positif, bersikap, berkata dan berperilaku baik
Segala hal yang dikemas dengan negatif, pasti akan mengedepankan "pesan" negatifnya lebih dahulu sebelum inti pesan positifnya tertangkap oleh anak. Anak akan mudah tergoyahkan rasa percaya dirinya, bila mendapati bahwa prestasinya tak sebaik anak lainnnya. Maka, jangan menakut-nakuti anak, mengkondisikan bahwa kalau tak pandai takkan jadi orang.

Memotivasi, mendampingi dan mendukung anak
Tugas orangtua terkait dengan upaya mempersiapkan anak menyonsong masa depan adalah dengan memotivasi, mendampingi dan mendukung anak.

* Ketika anak tidak memenuhi harapan, orangtua sibuk menyalahkan orang lain atau hal lain di luar dirinya. Bukankah saat kita menunjuk keluar, tiga jari otomatis tertuju pada diri?

* Kadang kita kurang menyadari bahwa tugas orangtua bukanlah memaksakan apa yang dianggap kebenaran sebagai hasil pengalaman. Tugas orangtua justru memfasilitasi anak agar menemukan kebenaran melalui pengalamannya sendiri.

* Kenalkan anak pada cara belajar efektif. Mengulang pelajaran yang tadi diberikan guru. Membuat intisari dari tiap bab yang telah dilalui. Berdiskusi mengenai kaitan pelajaran dengan kehidupan nyata.

* Biasakan berorientasi pada proses dan tidak hanya berorientasi pada hasil akhir. Anak perlu memperoleh reward atas usahanya, tidak melulu reward pada hasil akhir yang ia peroleh.

* Jangan jadikan gengsi Anda sebagai acuan untuk menilai kemajuan dan keberhasilan pendidikan anak. Di dalam gengsi ada unsur harapan dan keinginan yang merupakan "show off" Anda, bukan pengakuan atas kelebihan dan kekurangan anak Anda.

* Emosi itu menular, maka biasakan untuk membuat diri Anda berpikir, bersikap, berperilaku positif. Dengan begitu energi yang memancar dari diri Anda juga terserap oleh anak.

Berikan anak haknya
Anak tetap butuh bermain, bergembira bersama teman sebaya. Anak berhak memiliki hobi dan peluang menampilkan diri di bidang lain di luar prestasi akademiknya. Bila anak punya bakat gitar berikan kesempatan bermain di pentas sekolah. Dengan begitu anak menumbuhkan rasa percaya dirinya. Pada akhirnya, anak juga akan lebih percaya diri dalam belajar.

Sebagai orangtua, tak ada kata lelah, putus asa, apalagi lengah mengenai berbagai hal terkait dengan anak. Antusiasme dan sikap ceria orangtua akan memberikan rasa aman dan nyaman pada anak dalam mengeksplorasi dirinya. Ini semua adalah landasan kokoh bagi tumbuhnya kesadaran mandiri dalam diri orangtua untuk mengoptimalkan potensi anak.
Kembali Ke Atas Go down
 
Peran Orangtua Mendampingi Anak Menghadapi Tes
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Heavy metal dan anak"nya.
» kenalin bro gw anak ninja 250r surabaya
» salam kenal yaa dari anak ninja samarinda
» TEMPAT NONGKRONG ANAK MOGE
» ninin cupu-nya anak SMA...

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
™My Generation™ :: Lifestyle :: Sains-
Navigasi: