™My Generation™
Bukan seorang member?

Jika Anda bukan member dan belum mendaftar, hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendaftar! Menjadi member mendapatkan banyak manfaat dan banyak lagi!.


-Mulai topik baru dan membalas pesan kepada orang lain.
-Berlangganan topik dan forum untuk mendapatkan update otomatis.
-Dapatkan profil Anda sendiri dan membuat teman baru.
-Menyesuaikan diri dari pengalaman Anda di sini dan berbagi.
Daftar Sekarang.
By: ™My Generation™ Community Anak Bangsa

™My Generation™

Community Anak Bangsa 2011
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianPendaftaranLogin
**Welcome To ™My Generation™ Community Anak Bangsa**|||**Bergabunglah Dengan Kami Dan Daftarkan Diri Anda Sekarang**
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Live Streaming
Top posters
Xaverius Fully
 
MG-Aestine Christy
 
laskar751
 
dauskhaan
 
MG_Santi Viper
 
gifan123
 
arvo
 
royvandi
 
MG_Ferdian Xaverius
 
nack-karma
 
widgeo.net
Iklan
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar

Share | 
 

 Kasus Rajam, Iran Bebaskan 2 Jurnalis Jerman

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Xaverius Fully
Admin
Admin


MG Community Anak Bangsa
Jumlah posting : 245
Points : 3220
Reputation : 527
Join date : 30.12.10
Age : 28
Lokasi : Dunia Maya

PostSubyek: Kasus Rajam, Iran Bebaskan 2 Jurnalis Jerman   Sun Feb 20, 2011 11:11 am

Quote :
Spoiler:
 

Nama perempuan Iran, Sakineh Mohammadi Ashtiani mendunia. Perempuan 43 tahun ini divonis rajam sampai mati karena sangkaan perzinahan dan pembunuhan. Kasusnya kini jadi kontroversi.

Adalah dua jurnalis Jerman dari media massa berbasis di Berlin, Bild am Sonntag yang menyiarkan hukuman rajam itu ke seluruh dunia. Marcus Hellwig dan Jens Koch sempat ditahan empat bulan oleh pemerintah Iran karena tugas jurnalistiknya itu. Sabtu kemarin, mereka dibebaskan.

Pengadilan Kota Tabriz, Iran mengurangi hukuman keduanya masing-masing 20 bulan dan menggantinya dengan denda sebesar US$50 ribu per orang.

Dalam putusan Sabtu 19 Februari 2011, hakim mengatakan, keduanya "pantas mendapatkan keringanan hukuman dan menikmati rahmat Islam," demikian seperti diberitakan televisi pemerintah Iran.

Dua jurnalis tersebut ditahan Oktober lalu usai mewawancarai anak Ashtiani di barat laut Kota Tabriz. Pemerintah Iran menuduh keduanya sebagai mata-mata yang berhubungan dengan orang-orang Iran di pelarian.

Namun, pada akhirnya, mereka dinyatakan bersalah melanggar undang-undang keamanan dalam negeri Iran. Mereka juga diperkarakan karena menggunakan visa turis untuk masuk ke Iran.

Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, yang menjemput dua jurnalis di Teheran mengucapkan terima kasih kepada mitranya, Ali Akbar Salehi dalam memenuhi komitmennya untuk hubungan dua negara.

Kebebasan Hellwig dan Koch disambut gembira di Jerman. "Kami semua gembira hari ini," kata Wakil Editor koran Bild am Sonntag, Michael Backhaus. "Mimpi buruk selama 132 hari akhirnya berakhir."

Backhaus menolak menjelaskan lebih lanjut bagaimana dua jurnalis bisa dibebaskan pemerintah Iran. Menurut dia, upaya diplomatik ada di belakang layar.

Kelegaan terutama dirasakan keluarga dua jurnalis. "Sebagai seorang ayah, saya hanya bisa berteriak gembira," kata Andreas Hartmann kepada Bild am Sonntag.

"Kami sangat bahagia dan bersyukur, masa penantian dan harapan yang panjang, berakhir bahagia," kata Miriam Lobinsky dan Christina Hellwig.

Kasus Ashtiani menarik perhatian dunia. Selain hukuman rajam sampai mati yang dijatuhkan kepadanya, perempuan itu mengakui telah didakwa berzina seperti laporan resmi. Namun, dia menolak dituduh membunuh.
"Orang yang sebenarnya membunuh suami saya sudah diketahui dan dipenjarakan, namun dia tidak dieksekusi mati," katanya Agustus lalu.
Klaim pemerintah Iran yang menyatakan dia didakwa membunuh itu kebohongan. "Mereka malu oleh perhatian dunia atas kasus saya dan mereka susah payah mencoba memecah perhatian dan membingungkan media, sehingga mereka bisa membunuh saya secara diam-diam," kata Ashtiani yang memiliki dua anak itu.
Kembali Ke Atas Go down
http://ferdiankeijikenichiunderground.blogspot.com/
 
Kasus Rajam, Iran Bebaskan 2 Jurnalis Jerman
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Kasus-Kasus Fiktif Apa Yang Paling Berkesan Yang Pernah Anda Baca
» Detective Sherlock Holmes (Kasus Hutan Berdarah)
» Pisikopat & MP
» sharing game2 asah otak aja..
» SHERLOCK HOLMES itu ada kagak??????

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
™My Generation™ :: New World :: Berita Dunia-
Navigasi: