™My Generation™
Bukan seorang member?

Jika Anda bukan member dan belum mendaftar, hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendaftar! Menjadi member mendapatkan banyak manfaat dan banyak lagi!.


-Mulai topik baru dan membalas pesan kepada orang lain.
-Berlangganan topik dan forum untuk mendapatkan update otomatis.
-Dapatkan profil Anda sendiri dan membuat teman baru.
-Menyesuaikan diri dari pengalaman Anda di sini dan berbagi.
Daftar Sekarang.
By: ™My Generation™ Community Anak Bangsa

™My Generation™

Community Anak Bangsa 2011
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianPendaftaranLogin
**Welcome To ™My Generation™ Community Anak Bangsa**|||**Bergabunglah Dengan Kami Dan Daftarkan Diri Anda Sekarang**
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Live Streaming
Top posters
Xaverius Fully
 
MG-Aestine Christy
 
laskar751
 
dauskhaan
 
MG_Santi Viper
 
gifan123
 
arvo
 
royvandi
 
MG_Ferdian Xaverius
 
nack-karma
 
widgeo.net
Iklan
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar

Share | 
 

 Analisis & Prediksi Grup F Piala Dunia 2014

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Xaverius Fully
Admin
Admin


MG Community Anak Bangsa
Jumlah posting : 245
Points : 3220
Reputation : 527
Join date : 30.12.10
Age : 28
Lokasi : Dunia Maya

PostSubyek: Analisis & Prediksi Grup F Piala Dunia 2014   Thu Jun 12, 2014 6:31 pm


Inilah bingkai persaingan yang akan terjadi di Grup F
selama perhelatan Piala Dunia 2014.

ARGENTINA


Ikhtisar: Setelah menang 4-1 atas Cili untuk mengawali
masa kualifikasi Piala Dunia 2014, Argentina kemudian
tersandung lawan Venezuela dan imbang 1-1 di kandang
lawan Bolivia sehingga memantik keragukan apakah pelatih
Alejandro Sabella, yang menangani tim setelah Copa America
2011, bisa melakukan tugas dengan baik. La Albiceleste
kemudian bisa bangkit dengan kemenangan 2-1 atas Kolumbia
di Barranquilla, sebagai awal tidak terkalahkannya mereka
dalam 14 pertandingan hingga masa kualifikasi berakhir.
Mereka finis di puncak klasemen zona Amerika Latin, dengan
mencetak 35 gol dan kebobolan hanya 15 gol.
Argentina sudah empat kali tampil di final Piala Dunia, yang
pertama terjadi pada Uruguay 1930, namun ditandai dengan
kekalahan 4-2 di tangan tuan rumah. Kontribusi besar Mario
Kempes dan Diego Maradona menginsppirasi mereka meraih
gelar di negara sendiri pada 1978, kemudian di Meksiko 1986.
Final terakhir mereka adalah pada Italia 1990, ketika mereka
gagal akibat penalti Andreas Brehme. Sejak saat itu, mereka
justru tidak pernah lolos dari babak perempat-final.

Pemain Andalan Lionel Messi

Dengan capaian sebagai pemain terbaik di dunia empat kali
(2009-2012), Lionel Messi layak dinobatkan sebagai kapten
Argentina. La Pulga sekarang sedang memburu kesuksesan
bersama timnas setelah prestasi besar mampu diukirnya
bersama Barcelona. Selain Messi, Argentina juga memiliki
sejumlah pemain yang bisa sangat diandalkan, sebut saja
Angel Di Maria, Sergio Aguero, dan Gonzalo Higuain.
Taktik: Sabella dikenal sebagai pelatih yang ingin memadukan
dua madzhab filosofi kepelatihan Argentina yang bertolak
belakang, antara menyerang total ala Menottistas namun lebih
pragmatis dan gaya bertahan ala Bilardistas. Meski begitu,
dengan skuat mumpuni yang dimilikinya, terutama pemain
bertalenta menyerang dalam diri Messi, sang pelatih akan
mengeksploitasi kemampuan sang bintang. Namun, masalahnya
tidak ada Xavi atau Andres Iniesta, yang beroperasi di
belakang Messi, layaknya di Barcelona.
Argentina tampaknya akan mengadopsi skema permainan
4-3-3 dengan memasang Messi sebagai "false nine", seperti
di Camp Nou. Higuain dan Aguero akan beroperasi sebagai
penyerang sayap, dengan tugas menciptakan ruang di kotak
penalti lawan. Di Maria akan bermain sebagai gelandang di sisi
kiri, namun ketika tim sedang melakukan serangan balik, ia bisa
dipasang sebagai striker keempat. Sabella tidak perlu
khawatir karena timnya memiliki barisan penyerang dan
gelandang yang hebat, tinggal masalahnya di sektor
pertahanan.

Pelatih Alejandro Sabella

Pelatih kelahiran 5 November 1954 ini sangat tahu tentang
warisan sepakbola Argentina. Mantan gelandang yang pernah
membela River Plate, Estudiantes, Leeds United, dan
Sheffield United ini memiliki gaya permainan yang mirip dengan
Messi, dengan mengandalkan pada teknik individu dan
passing-passing pendek. Sosok pelatih yang diyakini bisa
mengeluarkan kemampuan terbaik bintang Barcelona itu adalah
Sabella. Pelatih yang pernah memberi gelar Copa Libertadores
(2009) dan Divisi Primera Argentina (2010) untuk
Estudientes itu mendapat kepercayaan menangani tim Tango
sejak 30 Juli 2011. Piala Dunia 2014 akan menjadi ajang yang
tepat untuk mengetes kemampuan kepelatihan berusia 59
tahun tersebut.

BOSNIA-HERZEGOVINA


Ikhtisar: Bosnia-Herzegovina tampil sangat bagus di masa
kualifikasi Piala Dunia 2014, dengan meraih delapan
kemenangan dari sepuluh pertandingan, serta hanya satu kali
imbang dan sayu kali kalah. Serangan yang tajam dan
pertahanan yang kokoh menjadi kunci keberhasilan mereka. Hal
itu dibuktikan dengan torehan 30 gol selama masa kualifikasi,
sebagai terbaik keempat dibandingkan tim-tim lain ketika itu.
Yang mengesankan, mereka hanya kebobolan enam kali.
Bosnia memiliki keunggulan agregat gol, yang memastikan
mereka bisa menyingkirkan Yunani, meski memiliki poin yang
sama. Mereka akhirnya bisa melenggang ke putaran final Piala
Dunia untuk pertama kali dalam sejarah mereka. Tim ini bisa
menjadi "kuda hitam" yang memberi kejutan tersendiri.

Pemain Andalan Edin Dzeko

Bosnia memiliki sejumlah pemain bertalenta yang mampu
mengubah jalannya pertandingan dengan sangat cepat.
Mereka punya pemain-pemain depan yang haus akan gol,
seperti Edin Dzeko dan Vedad Ibisevic, juga gelandang Mirales
Pjanic dan Zvjezdan Misimovic, ditambah pertahanan kuat
dalam diri Emir Spahic dan kiper Amir Begovic. Mayoritas dari
skuat ini secara reguler menunjukkan kualitas mereka di liga-
liga terbaik di dunia. Dengan demikian, mereka akan cukup
percaya diri bersaing dengan tim-tim lain yang sudah memiliki
pengalaman lebih.
Taktik: Bosnia terkenal dengan gaya permainan
menyerangnya di masa kualifikasi. Dalam banyak pertandingan
di dua tahun terakhir, pelatih Safet Susic kerap memasang
dua striker di depan, yakni Dzeko dan Ibisevic, dalam skema
4-4-2 dengan diamond di sektor gelandang. Misimovic kerap
dipasang di belakang para penyerang tersebut. Miralem Pjanic
masuk dari sisi kanan dan Senad Lulic dari sisi kiri, sementara
Haris Medunjanin normalnya sebagai gelandang bertahan.
Ketika memilih bermain dengan menyerang agak melebar, maka
The Dragons akan bisa berbahaya ketika dalam penguasaan
bola. Mereka juga bisa kontrol bola-bola udara atau
pergerakan cepat.

Pelatih Safet Susic

Mantan gelandang serang Paris Saint-Germain ini mulai
menangani Bosnia-Herzegonvina sejak 2009 lalu. Ketika
masih menjadi pemain untuk timnas Yugoslavia, pelatih berusia
59 tahun itu pernah mencetak tiga kali hat-trick, ketika
menang 6-4 atas Rumania, 4-1 atas Italia, dan 4-1 atas
ARgentina pada akhir tahun 1970-an. Ia punya reputasi
sebagai pemain yang memiliki kemampuan passing bagus dan
naluri mencetak gol yang sangat tinggi. Ini mungkin yang
mengilhami kenapa Bosnia begitu produktifnya dalam jalan
menuju Piala Dunia 2014.

IRAN

Ikhtisar: Ini adalah kali keempat, negeri para mullah itu tampil
di Piala Dunia. Sebelum Brasil 2014, Iran pernah ikut serta di
Argentina 1978, Prancis 1998, dan Jerman 2006. Di bawah
asuhan pelatih yang punya reputasi internasional, Carlos
Queiroz, mereka disebut-sebut memiliki peluang lolos dari fase
grup untuk pertama kalinya.
Di putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia, Iran
menang agregat 5-0 atas Maladewa. Mereka tergabung di
Grup E putaran ketiga, yang juga tergabung di dalamnya
Indonesia dan Bahrain, dengan finis sebagai juara grup, meraih
12 poin, dan ditemani oleh Qatar (10 poin) ke babak
berikutnya. Di putaran keempat ini, mereka finis sebagai juara
grup, dengan raihan 16 poin, unggul 12 angka dari Korea
Selatan sebagai runner-up, sehingga dipastikan melangkah ke
Brasil. Mereka bahkan mampu menang dalam dua pertemuan
dengan Korea, dengan agregat 2-0. Dua tim yang mampu
mengalahkan mereka di kualifikasi adalah Uzbekistan (1-0)
dan Libanon (1-0). Selama masa uji coba, penampilan mereka
justru kurang bagus karena kalah 2-1 dari Guinea, imbang
dengan Belarusia, Montenegro, dan Angola, dan hanya menang
satu kali (2-0) atas Trinidad and Tobago.

Pemain Andalan Javad Nekounam

Dengan absennya Mehdi Mahdavikia, kapten Javad Nekounam
bisa dengan cepat mengisi posisi tersebut. Selain memiliki
kepemimpinan, sang skipper juga punya kreativitas memadai
bersama mantan rekannya di Osasuna, Masoud Shojaei.
Striker yang lahir di Belgia, Reza Ghoochannejhad, termasuk
yang mewakili generasi baru, sementara bintang Fulham
Ashkan Dejagah akan berduet di sektor tengah dengan
Andranik Teymourian.
Taktik: Sejak Queiroz, mantan pelatih Real Madrid dan
Portugal, menangani Iran pada 2011, ia terbiasa menggunakan
formasi 4-3-3 atau 4-2-3-1 dalam pertandingan-
pertandingan kompetitif. Dalam sejumlah kesempatan,
misalnya pertandingan persahabatan, skema 4-14-1 juga
bisa digunakan.
Ada perasaan bagi skuat Iran bahwa menggunakan formasi
4-3-3 bukan selalu opsi terbaik. Syarat dari penggunakan
formasi ini adalah ketangguhan pertahanan untuk mengatasi
serangan lawan. Karena berada dalam satu grup dengan
Argentina, Nigeria, dan Bosnia, formasi ini tidak menjadi
andalan utama. Misalnya, mereka harus siap meredam
agresivitas pemain-pemain sekelas Aguero, Messi, dan
Dzeko. Dengan demikian, formasi 4-2-3-1 bisa menjadi
menjadi opsi terbaik ketika menghadapi tim-tim dengan gaya
permainan seperti itu.

Pelatih Carlos Queiroz

Pelatih asal Portugal itu memiliki pengalaman menangani dua
klub besar Eropa, yakni Manchester United (sebagai asisten)
dan Real Madrid. Pelatih kelahiran 1 Maret 1953 itu juga
pernah menangani timnas Afrika Selatan dan Portugal,
sebelum mendapat kepercayaan menangani Iran sejak 4 April
2011. Iran merupakan tim ketiga yang berhasil dibawa Queiroz
ke Piala Dunia, sebelumnya Afrika Selatan (2002) dan
Portugal (2010). Layak ditunggu apakah ia mampu membawa
timnya lolos untuk pertama kali dari fase grup.

NIGERIA


Ikhtisar: Nigeria tergabung di Grup F bersama Malawi, Kenya,
dan Namibia. Nigeria memang sudah difavoritkan akan lolos ke
play-off final kualifikasi Piala Dunia zona Afrika, dengan
tanpa terkalahkan di putaran grup. Mereka imbang tiga kali,
satunya dengan lawan yang saling bentrok dan satunya lagi
ketika imbang 1-1 di kandang dari Kenya, namun gol injury time
babak kedua oleh Nnamdi Oduamadi memastikan raihan satu
poin yang sangat penting. Di babak play-off dengan dua leg,
The Super Eagles harus bertemu dengan Ethiopia, dan
hasilnya adalah menang tandang 2-1 dan menang kandang
2-0.
Setelah tampil impresif dalam melangkah ke putaran kedua
pada dua penampilan di Piala Dunia yang pertama, yakni 1994
dan 1998, Nigeria harus berjuang: tersingkir di fase grup dua
kali dan hanya meraih dua poin dari enam pertandingan
terakhir di putaran final. Di Piala Dunia 2010 ketika diasuh
Lars Lagerback, reputasi mereka belum bisa bangkit
sepenuhnya, namun di Brasil 2014 nanti, mereka bisa saja
memberikan sebuah kejutan.

Pemain Andalan John Obi Mikel

Pelatih Stephen Keshi punya cukup reputasi untuk memilih
pemain-pemain domestik dengan mengorbankan sejumlah
bintang terkenal. Kebijakan itu ternyata dibuktikan dengan
keberhasilan tim menjuarai CAF Africa Cup of Nations 2013.
Sejak saat itu, pertahanan tim terbilang relatif stabil.
Gelandang Chelsea John Obi Mikel mendapat kepercayaan
untuk memastikan hal ini melalui sektor tengah. Vincent
Enyeama adalah pemain veteran yang juga terbilang penting,
sementara Victor Moses, Ahmed Musa, dan Emmanuel Emenik
juga menjadi kunci serangan tim yang mendalam.
Taktik: Stephen Keshi sudah mengenal gaya permainan
Nigeria yang dikenal dengan mengandalkan bakat yang dimiliki
dan ketersuterangan, seperti yang ditunjukkan pada generasi
emas yang lolos ke Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat,
dengan ia sebagai kapten tim dan di bawah komando pelatih
asal Belanda, Clemen Westerhorf.
Nigeria terbiasa dengan formasi 4-3-3, seperti yang
digunakan Westerhorf. Enyama kembali dipercaya tampil di
Piala Dunia kali ini dengan sebagai kiper dan kapten tim,
sebagai penampilan ketiga setelah Jepang-Korea Selatan
2002 dan Afrika Selatan 2010. Bek tengah Celtic Elfe
Ambrose akan dipasang sebagai bek kanan, sementara
Elderson Echiejile (Monaco) sebagai bek kiri. Joseph Yobo,
mantan kapten dan bek veteran Norwich City, lebih banyak
akan duduk di bangku cadangan, sementara posisi bek tengah
akan diisi oleh duet Godfrey Oboabona dan Kenneth Omeruo.
Di sektor gelandang, Mikel kemungkinan besar akan tetap
memerankan sebagai perantara barisan belakang dengan di
depan.

Pelatih Stephen Keshi

Stephen Keshi adalah pelaku sejarah yang memiliki sinonim
dengan sepakbola Nigeria. Sebagai pemain dan pelatih, ia
sudah menjadi bagian dari tim selama 34 tahun, sebelum
pensiun pada 1998. Ia kemudian menjadi pelatih tim U-20
sebelum memerankan asisten Shaibu Amodu ketika Nigeria
kualifikasi untuk Piala Dunia 2002 di Jepang-Korea Selatan.

Prediksi

Argentina Sempurna, Bosnia Menyusul

Argentina 4-2 Bosnia. Iran 2-1 Nigeria
Argentina 3-1 Iran. Nigeria 1-2 Bosnia
Nigeria 0-3 Argentina. Bosnia 3-2 Iran

1. Argentina 9
2. Bosnia 6
3. Iran 3
4. Nigeria 0

Argentina dan Bosnia-Herzegovina masih terlalu tangguh buat
Iran dan Nigeria berkat performa yang mereka tunjukkan
sejauh ini, setidaknya dalam dua tahun terakhir. Tim Tango
memang di atas keras, berkat kualitas sejumlah pemain
berkualitas dunia, bisa mengalahkan seluruh lawan di Grup F ini.
Sementara itu, Bosnia adalah kuda hitam yang memberi
kejutan di Piala Dunia edisi kali ini. Meski baru pertama kali
tampil di turnamen ini, namun mereka juga memiliki sejumlah
pemain yang bermain di liga-liga terbaik di dunia.
Kembali Ke Atas Go down
http://ferdiankeijikenichiunderground.blogspot.com/
 
Analisis & Prediksi Grup F Piala Dunia 2014
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» 10 Grup Lawak Paling Berpengaruh di Indonesia
» Ramalan Dunia Dari Tahun 2010 Sampai 5079
» 10 Mafia Terkejam di Dunia
» MOGE SKUTIK YAMAHA TMAX 2014 FP PLAT B
» WTS : YAMAHA R6 RACE BLUE 2014 ATPM KM HANYA 46

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
™My Generation™ :: Sport :: Sepak Bola-
Navigasi: