™My Generation™
Bukan seorang member?

Jika Anda bukan member dan belum mendaftar, hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendaftar! Menjadi member mendapatkan banyak manfaat dan banyak lagi!.


-Mulai topik baru dan membalas pesan kepada orang lain.
-Berlangganan topik dan forum untuk mendapatkan update otomatis.
-Dapatkan profil Anda sendiri dan membuat teman baru.
-Menyesuaikan diri dari pengalaman Anda di sini dan berbagi.
Daftar Sekarang.
By: ™My Generation™ Community Anak Bangsa

™My Generation™

Community Anak Bangsa 2011
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianPendaftaranLogin
**Welcome To ™My Generation™ Community Anak Bangsa**|||**Bergabunglah Dengan Kami Dan Daftarkan Diri Anda Sekarang**
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Live Streaming
Top posters
Xaverius Fully
 
MG-Aestine Christy
 
laskar751
 
dauskhaan
 
MG_Santi Viper
 
gifan123
 
arvo
 
royvandi
 
MG_Ferdian Xaverius
 
nack-karma
 
widgeo.net
Iklan
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar

Share | 
 

 Analisis & Prediksi Grup E Piala Dunia 2014

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Xaverius Fully
Admin
Admin


MG Community Anak Bangsa
Jumlah posting : 245
Points : 3220
Reputation : 527
Join date : 30.12.10
Age : 28
Lokasi : Dunia Maya

PostSubyek: Analisis & Prediksi Grup E Piala Dunia 2014   Thu Jun 12, 2014 5:39 pm


Inilah bingkai persaingan yang akan terjadi di Grup E
selama perhelatan Piala Dunia 2014.

SWISS


Ikhtisar: Swiss melakoni kualifikasi Piala Dunia 2014 dengan
mulus. Mereka seolah tak terbendung meninggalkan para
pesaingnya.
Dari 10 laga yang tersedia, disapu dengan tanpa kekalahan:
tujuh kemenangan dan sisanya berakhir imbang. Hebatnya,
mereka mampu mengakhiri laga dengan clean sheet sebanyak
tujuh pertandingan.
Rossocrociati pun mengklaim tiket ke Brasil dengan
menyisakan satu pertandingan, dan di akhir kualifikasi mereka
membuat gap tujuh poin dengan peringkat kedua, Eslandia.

Pemain Andalan Xherdan Shaqiri

Pemain kelahiran Kosovo, Xherdan Shaqiri, memang masih
berperan sebagai penyokong di Bayern Munich, tapi di Swiss
dia memegang kunci kepemimpinan bagi tim dalam aspek
kreativitas menyerang. Instingnya bagus, sehingga dia disebut
pemain naluriah. Bermain di kanan, tapi rajin menjelajah semua
sisi. Hanya, persoalan cedera hamstring yang melandanya tiga
kali sepanjang musim kemarin bisa menjadi satu perhatian.
Taktik: Swiss bermain dengan umpan-umpan yang rapih dan
tak segan menekan lawan. Mereka kini jauh lebih menampilkan
gaya sepakbola menyerang ketimbang Swiss yang kita kenal
karena kritikan gaya bermain defensif pada Piala Dunia
terakhir. Dua gelandang sentral menjaga bentuk kedisiplinan
antara lini depan dan belakang. Tapi salah satu dari mereka
bisa didorong ke depan ketika Swiss melakukan manuver
penyerangan. Xherdan Shaqiri memulai dari sisi kanan dalam
sistem 4-2-3-1 tapi dalam prosesnya dia bisa merangsek ke
posisi sentral ketika dia memberi ruang jelajah bagi bek kanan
Stepham Lichtsteiner. Pola hubungan keduanya menjadi kunci
dari permainan menyerang tim.

Pelatih Ottmar Hitzfeld

Ottmar Hitzfeld akan pensiun setelah Piala Dunia ini. Dengan
begitu, genap enam tahun sudah pengabdian dia bagi timnas.
Pria Jerman berusia 65 tahun ini telah membangun tim dengan
kekuatan muda sejak kegagalan lolos ke Euro 2012 lalu. "Ini
adalah sebuah tim yang tidak bersembunyi. Kami bersedia
mengambil risiko," ujar pria yang sudah memenangkan 19 trofi
utama klub termasuk dua titel Liga Champions.

EKUADOR


Ikhtisar: Ekuador berada di posisi kedua zona Amerika
Selatan setelah 10 pertandingan, namun hanya memenangkan
satu dari enam laga terakhir.
Amat krusial karena kemenangan itu diklaim pada dua laga
terakhir menghadapi rival terdekatnya, Uruguay, untuk
mengamankan tiket lolos otomatis. Pelatih Reinaldo Rueda
mempersembahkanf pencapaian ini kepada striker kunci
Christian Benitez, yang wafat mendadak akhir Juli lalu karena
gagal jantung.
Meski lolos, Ekuador punya catatan buruk selama kualifikasi,
yakni tak pernah menang tandang.

Pemain Andalan Jefferson Montero

Jefferson Montero menjadi elemen vital bagi Ekuador dalam
prospek mereka menapaki fase knock-out. Pelatih Reinaldo
Rueda tak segan selalu melayangkan sanjungan buat sang
pemain: "Dia adalah pemain yang disenangi dan dicintai
penonton karena dia bermain seperti seorang bocah di
jalanan, menjadikan lawan hilang keseimbangan." Berkat
bakatnya ini, pemain 24 tahun tersebut mulai dihubung-
hubungkan dengan kepindahan ke klub Eropa.
Taktik: Tumpuan permainan mereka ada di sayap. Ekuador
akan menggeser bola ke sisi lapangan dengan begitu cepat, di
mana kapten Antonio Valencia menawarkan kecepatan dan
power di sisi kanan dan Jefferson Montero memiliki
keberanian dan kemampuan dribel aduhai di sisi kiri. Fullback
mereka akan bergabung sebagai pendukung sayap. Taktik ini
bisa efektif, terutama pada serangan balik. Namun memainkan
dua penggawa di sayap dan dua penyerang membuat
pertahanan jadi mudah diekspos. Kematian sang penyerang
Christian Benitez musim panas lalu juga telah mengganggu
keseimbangan, yang mana sejauh ini belum ada pengganti
sepadan tersedia.

Pelatih Reinaldo Rueda

Pria Kolombia, Reinaldo Rueda, ditunjuk jadi pelatih pada 2010
setelah mengantar rival Ekuador di Grup E, Honduras, untuk kali
pertama ke Piala Dunia setelah 28 tahun di Afrika Selatan.
Tahun pertama kepemimpinan Rueda di Ekuador berlalu bagai
bencana, tapi dia buru-buru membangun kembali tim usai gagal
memenangkan satu pun laga di Copa America 2011.

HONDURAS


Ikhtisar: Di akhir masa kualifikasi, mereka duduk di posisi
ketiga kendati hanya meraup dua clean sheet dalam 10
pertandingan.
Yang paling heroik terjadi ketika mereka mampu membuat
publik Amerika Serikat bungkam dalam kemenangan 2-1 di laga
itu.
Hasil serupa sebagai tamu juga dipetik mereka kala melawat ke
Meksiko, sebelum hasil imbang 2-2 kontra Jamaika sudah
cukup bagi mereka untuk terbang ke Brasil.

Pemain Andalan Jerry Bengtson

Jerry Bengtson merupakan tokskor tim dengan sembilan gol
selama kualifikasi Piala Dunia, dan dia dipandang sebagai sosok
paling penting bagi tim. Pemain 27 tahun ini memang tidak
banyak membuat pengaruh di Major League Soccer [Liga
Utama Amerika Serikat] bersama New England Revolution,
akan tetapi dia selalu mencetak gol bagi negaranya dan
kepiawaiannya di udara menjadi satu daya tawar ancaman.
Taktik: Kesuksesan ke Piala Dunia untuk kali kedua secara
berturut-turut merupakan sebuah pencapaian yang tidak
pernah mereka rasakan sebelumnya, dan pelatih Honduras
Luis Fernando Suarez menyatakan catatan ini adalah
pemompa semangat untuk melangkah lebih jauh. Kemenangan
di laga perdana Piala Dunia akan mewakili ambisi sang pelatih,
tapi kebanyakan pihak sepertinya tak menampik
menempatkan Honduras sebagai tim teri di turnamen. Mereka
tim yang mengandalkan kekuatan fisik dan kekompakan dalam
bentuk strategi 4-4-2. Secara garis beras, mereka minim
kreativitas sehingga ancaman paling ampuh ada pada sektor
fullback. Namun, mengandalkan situasi bola mati dan serangan
balik bisa jadi harapan mereka untuk sedikitnya membuat
lawan kerepotan.

Pelatih Luis Fernando Suarez

Luis Fernando Suraez, pelatih kelahiran Kolombia ini cukup
memiliki pengalaman di Piala Dunia usai memimpin Ekuador
menapaki fase 16 besar untuk kali pertama pada edisi 2006
sebelum akhirnya disisihkan Inggris. Sejak melatih Honduras, dia
sudah memimpin tim melaju ke semi-final dalam dua
perhelatan Gold Cups teranyar dan melatih tim untuk
Olimpiade yang mampu mencapai perempat-final pada 2012
di London.

PERANCIS


Ikhtisar: Mereka menjadi tim Eropa pertama yang mampu
membalikkan defisit dua gol di babak play-off dengan
mengalahkan Ukraina 3-0, kendati mereka sedikit terbantu
karena gol berbau offside dari striker Real Madrid Karim
Benzema.
Sebelum leg kedua, 84 persen publik Prancis memperkirakan
tim kesayangan mereka bakalan gagal, tapi perjuangan keras
pun berakhir indah.
Ada pun Les Bleus harus melalui play-off lantaran berada
tiga poin di belakang Spanyol, sang jawara grup.

Pemain Andalan Paul Pogba

Usianya masih 21 tahun, tapi menyebutnya sebagai andalan
tim rasanya tidak berlebihan. Sejak dibuang Sir Alex Ferguson
dan meninggalkan Manchester United, Paul Pogba
bertransformasi menjadi salah satu pemain muda terbaik di
belantika sepakbola Eropa. Pada 2013 lalu, Pogba terpilih
menjadi pemain terbaik Eropa U-21. Agennya mengklaim
Pogba "seharga lukisan Salvador Dali". Pelatih Didier
Deschamps memuji kualitas dan bentuk atletis sang pemain.
Namun sang juru taktik juga menyatakan si pemain harus
belajar menyesuaikan tingkat konsentrasi di level tertinggi.
Taktik: Setelah melalui periode panjang untuk menelaah dan
bereksperimen dengan pola 4-2-3-1, 4-1-4-1 dan 4-4-2,
Didier Deschamps akhirnya nyaman memainkan sistem
4-3-3. Pilihan ini tidak lepas pula dari karakter pemain-
pemain yang dibawanya. Formasi ini dipandang Blanc paling
potensial untuk mengeluarkan kemampuan terbaik anak-anak
didiknya. Paul Pogba akan membuat kohesi antara lini belakang
dan depan sekaligus menawarkan gebrakan tak terduga dalam
skema menyerang. Menyusul absennya Franck Ribery, Karim
Benzema dipastikan jadi andalan dalam trisula tim bersama
Olivier Giroud di tengah dan kemungkinan persaingan antara
Mathieu Valbuena, Loic Remy dan Antoine Griezmann sebagai
winger kanan.

Pelatih Didier Deschamps

Didier Deschamps, sang kapten Prancis era supremasi 1998,
dipecaya untuk menukangi Les Bleus setelah pesta Euro
2012. Dia memiliki rekor terburuk dari pelatih Prancis mana
pun setelah melakoni tugas selama setahun, tapi tekadnya
dalam membangun sisi atletik tim perlahan-lahan mulai menuai
hasil. Yang terpenting, kehadiran Deschamps menjadi alasan
terciptanya kembali keharmonisan di ruang ganti setelah
bertahun-tahun dalam situasi memanas.

Prediksi

Prancis Mulus, Swiss Menguntit

Swiss 1-1 Ekuador. Prancis 4-1Honduras
Swiss 2-2 Prancis. Honduras 0-2 Ekuador
Honduras 1-2 Swiss. Ekuador 0-3 Prancis

1. Prancis 7
2. Swiss 5
3. Ekuador 4
4. Honduras 0

Prancis tetaplah favorit. Meski mereka meraih tiket ke Brasil
dengan jalan play-off, tapi pasukan Deschamps ini sudah
menunjukkan kesiapan terbaiknya setelah mampu membalikkan
defisit menjadi 3-2 saat bentrok dengan Ukraina. Sejak saat
itu, empat laga uji coba disapu Prancis dengan catatan gol
15-1, termasuk saat membantai Jamaika 8-0. Sinyal
berbahaya ini patut diwaspadai para rival grupnya. Swiss
menjadi penantang yang paling mungkin mengganggu Hugo Lloris
cs bila melihat dari cara Hitzfeld mengantar timnya lolos ke
Brasil. Namun Honduras dan Ekuador bisa jadi penggembira
yang siap mengagetkan duo Eropa ini. Meski duo Amerika Latin
ini dipandang sebelah mata, tapi sejarah pernah mencatat
Ekuador secara heroik mampu ke babak gugur di edisi 2006.
Kembali Ke Atas Go down
http://ferdiankeijikenichiunderground.blogspot.com/
 
Analisis & Prediksi Grup E Piala Dunia 2014
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» 10 Grup Lawak Paling Berpengaruh di Indonesia
» Ramalan Dunia Dari Tahun 2010 Sampai 5079
» 10 Mafia Terkejam di Dunia
» MOGE SKUTIK YAMAHA TMAX 2014 FP PLAT B
» WTS : YAMAHA R6 RACE BLUE 2014 ATPM KM HANYA 46

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
™My Generation™ :: Sport :: Sepak Bola-
Navigasi: