™My Generation™
Bukan seorang member?

Jika Anda bukan member dan belum mendaftar, hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk mendaftar! Menjadi member mendapatkan banyak manfaat dan banyak lagi!.


-Mulai topik baru dan membalas pesan kepada orang lain.
-Berlangganan topik dan forum untuk mendapatkan update otomatis.
-Dapatkan profil Anda sendiri dan membuat teman baru.
-Menyesuaikan diri dari pengalaman Anda di sini dan berbagi.
Daftar Sekarang.
By: ™My Generation™ Community Anak Bangsa

™My Generation™

Community Anak Bangsa 2011
 
IndeksPortalCalendarGalleryFAQPencarianPendaftaranLogin
**Welcome To ™My Generation™ Community Anak Bangsa**|||**Bergabunglah Dengan Kami Dan Daftarkan Diri Anda Sekarang**
Login
Username:
Password:
Login otomatis: 
:: Lupa password?
Live Streaming
Top posters
Xaverius Fully
 
MG-Aestine Christy
 
laskar751
 
dauskhaan
 
MG_Santi Viper
 
gifan123
 
arvo
 
royvandi
 
MG_Ferdian Xaverius
 
nack-karma
 
widgeo.net
Iklan
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar

Share | 
 

 Analisis & Prediksi Grup C Piala Dunia 2014

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Xaverius Fully
Admin
Admin


MG Community Anak Bangsa
Jumlah posting : 245
Points : 3220
Reputation : 527
Join date : 30.12.10
Age : 28
Lokasi : Dunia Maya

PostSubyek: Analisis & Prediksi Grup C Piala Dunia 2014   Thu Jun 12, 2014 2:50 pm


Jepang, Kolombia dan Pantai Gading diyakini akan
terlibat dalam pertarungan sengit untuk dapat lolos
menuju babak selanjutnya.

KOLOMBIA


Ikhtisar: Kolombia memulai babak kualifikasi zona Amerika
Latin dengan torehan cukup memuaskan, mampu mengoleksi
empat poin dari dua laga awal. Namun kekalahan di kandang
saat menjamu Argentina berujung pada pemecatan Leonel
Alvarez. Kedatangan Jose Pekerman sebagai suksesor
menjadi titik balik. Pelatih asal Argentina itu membangkitkan
performa tim dan sukses meraih lima hasil sempurna dari
enam laga yang dilakoni, catatan itu semakin memantapkan
langkah Kolombia menuju putaran final Piala Dunia pertama kali
sejak terakhir kali mereka bukukan pada tahun 1998. Hanya
persiapan menuju Brasil sedikit kurang meyakinkan usai hanya
mendapatkan satu kemenangan dari tiga laga uji coba yang
mereka jalani sepanjang 2014.

Pemain Andalan Juan Cuadrado

Absennya Radamel Falcao serta inkonsistensi performa
Fredy Guarin, membuka peluang bagi Cuadradi untuk
menunjukan sinarnya bersama Kolombia. Usai menjalani musim
yang mengesankan bersama Fiorentina, kinerja positifnya itu
berlanjut di pentas internasional. Winger berusia 26 tahun itu
diyakini akan menjadi andalan skuat utama Tricolor selama
Piala Dunia berlangsung.
Taktik: Pertahanan kuat menjadi ciri khas Kolombia selama
ini, namun hal itu tak diimbangi dengan buruknya kinerja lini
depan. Namun kini dengan adanya sosok striker berkualitas
mumpuni seperti Radamel Falcao - yang ironisnya harus absen
di putaran final - memberikan opsi lebih bagi Jose Pekerman
untuk meracik strategi penyerangan tim. Dengan formasi
4-2-2-2 pergerakan tunggal bomber AS Monaco itu
ditopang talenta lain seperti Jackson Martinez, Carlos Bacca
dan Adrian Ramos. Komposisi itu ditunjang dengan pergerakan
James Rodriguez dan Juan Guillermo Cuadrado ataupun Juan
Camilo Zuniga yang gemar mengirimkan umpan mematikan dari
sektor sayap.

Pelatih Jose Pekerman

Pekermen merupakan salah satu pelatih kawakan di pentas
sepakbola Amerika Latin. Sebelum menangani Kolombia, ia
sempat mengantarkan Argentina melaju hingga babak
perempat-final Piala Dunia 2006 sebelum akhirnya kandas
oleh Jerman. Usai kekalahan itu, pria 64 tahun itu memutuskan
mundur dan berkiprah di Liga Meksiko bersama Toluca dan
Tigres. Ia kembali ke ajang internasional setelah resmi ditunjuk
menggantikan Leonel Alvarez sebagai juru taktik Kolombia
awal 2012.

YUNANI


Ikhtisar: Tergabung di grup G babak kualifikasi zona Eropa,
Yunani sedia kala difavoritkan untuk melenggang mulus menuju
babak final Piala Dunia. Hadangan Slovakia, Latvia, Lithuania
serta Liechtenstein mampu mereka lewati sesuai prediksi
banyak kalangan. Namun tidak dengan Bosnia-Herzegovina,
tim asal Balkan tersebut tampil menjadi batu sandungan
Ethniki. Bahkan dalam dua kali pertemuan, pasukan Fernando
Santos tak mampu menaklukan mereka. Kedua tim bersaing
ketat hingga laga pamungkas, Yunani harus puas menduduki
posisi runner-up. Tiket menuju Brasil baru mereka raih usai
mengalahkan Rumania dengan agregat 4-2 di babak play-off.
Persiapan Yunani menuju ajang empat tahunan tersebut
tercatat kurang memuaskan. Sepanjang tahun 2014, hanya
menang sekali dari empat laga yg dilakoni.

Pemain Andalan Giorgios Karagounis

Gelandang yang kini merumput bersama Fulham tersebut
merupakan salah satu dari beberapa pemain yang menjadi
tulang punggung Yunani saat merengkuh trofi Piala Eropa
2004. Kini, 14 tahun berselang, Karagounis masih menjadi
andalan bagi Ethniki. Pengalaman dari pria yang terkenal
dengan gaya bermain lugas itu akan dibutuhkan dalam
memimpin rekan-rekannya di putaran final Piala Dunia
mendatang.
Taktik: Peragaan pola bertahan ketat dengan kombinasi
serangan balik mematikan, hal tersebut melekat kental menjadi
bagian skuat Yunani dalam beberapa tahun terakhir. Skema
yang mereka terapkan tersebut sukses mengejutkan dunia
saat menjadi kampiun Piala Eropa 2004. Namun speninggal
Otto Rehhagel, Fernando Santos yang masuk sebagai
suksesor sedikit mengubah paradigma tersebut. Dengan pola
4-3-3, Santos tetap mengandalkan taktik yang sama. Kini
peran Giorgos Karagounis tak hanya sekadar gelandang
bertahan, namun bertugas sebagai pengatur tempo serta
pembagi bola ke depan.

Pelatih Fernando Santos

Sosok pelatih berkebangasaan Portugal ini memang tak asing
dengan iklim sepakbola Yunani. Ia tercatat pernah menukangi
tiga klub papan atas kompetisi utama Yunani, yakni AEK
Athens, Panathinaikos dan PAOK. Usai ditunjuk menangani
Ethniki pada pertangahan 2010, Santos terbilang cukup
sukses dengan berhasil mengantarkan timnya mencapai babak
perempat-final Piala Eropa 2012 lalu.

PANTAI GADING


Ikhtisar: Dua fase babak kualifikasi zona Afrika mampu
dilalui Pantai Gading tanpa hambatan berarti. Di putaran kedua
kualifikasi, pasukan Sabri Lamouchi sukses melewati
hadangan Maroko untuk melenggang menuju tahapan
berikutnya. Babak penentuan pun mereka hadapi saat harus
bertemu Senegal dalam dua laga kandang dan tandang yang
memperebutkan tiket menuju Brasil. Berbekal pengalaman dan
kematangan para penggawa mereka, skuat The Elephants
tampil digdaya di ronde tersebut dan menyingkirkan sang rival
dengan skor agregat 4-2. Hanya selama masa persiapan
menuju Piala Dunia, Pantai Gading belum menunjukan kinerja
maksimal. Dari tiga laga persahabatan sepanjang tahun 2014,
hanya satu kemenangan yang berhasil mereka bukukan.

Pemain Andalan Didier Drogba

Drogba merupakan kapten sekaligus top skor sepanjang masa
Pantai Gading dengan torehan 65 gol dari total 101
penampilan di ajang internasional. Di usianya yang memasuki
36 tahun, mantan bomber Chelsea itu tak menunjukkan
penurunan performa. Penampilan produktifnya bersama
Galatasaray sepanjang musim lalu semakin memantapkan
perannya sebagai sosok sentral tim di Brasil.
Taktik: Sebagian skuat Pantai Gading dipenuhi dengan
sejumlah pemain berpengalaman, faktor yang diharapkan akan
mampu mengantarkan mereka melangkah lebih jauh di Brasil
nanti. Hadirnya Sabri Lamouchi, sosok pelatih muda membawa
perbedaan tersebdiri dalam corak permainan Les Elephants.
Sejak Piala Afrika 2013 dan babak kualifikasi, kerap
memainkan pola 4-3-3, pembaharuan dari 4-4-2
sebelumnya, yang kini lebih banyak mengandalkan kecepatan
dan bakat melimpah di lini sayap seperti Gervinho dan
Salomon Kalou. Pilihan skema yang terbukti ampuh sejauh ini.

Pelatih Sabri Lamouchi

Lamouchi pernah tercatat sebagai penggawa Parma dan
Internazionale saat masih aktif bermain, selain itu ia juga
memiliki caps sebanyak 12 laga bersama timnas Prancis. Usai
memutuskan gantung sepatu di tahun 2009, pria berusia 42
tahun itu melanjutkan profesi sebagai pelatih. Pantai Gading
merupakan tim pertama yang ia tangani sejak beralih peran.
Sejak ditunjuk pada pertangahan 2012, ia cukup sukses
menangani tim dan berhasil memimpin The Elephants melaju ke
putaran final Piala Dunia 2014.

JEPANG


Ikhtisar: Jepang merupakan kontestan pertama yang
memastikan lolos ke Brasil usai mencatatkan hasil memuaskan
selama babak kualifikasi zona Asia berlangsung. Kendati
sempat terlambat panas saat memulai babak kualifikasi
tersebut, tim Samurai Biru itu akhirnya mampu menunjukan
mental juara mereka dengan melewati hadangan rakasa Asia
lainnya seperti Australia dan Korea Utara. Persiapan skuat
asuhan Alberto Zaccheroni jelang Piala Dunia terbilang cukup
memuaskan. Sepanjang tahun 2014, kesebelasan Negeri
Matahari Terbit itu belum tersentuh satu pun kekalahan dalam
rangkaian empat laga uji coba. Tentunya hal tersebut semakin
memantapkan langkah mereka yang mengusung target tinggi di
kompetisi akbar tersebut.

Pemain Andalan Keisuke Honda

Gelandang AC Milan tersebut kini telah menjelma menjadi
sosok penting di tubuh skuat Jepang. Tak hanya sebagai
pengatur serangan, perannya sebagai pemimpin tampak
semakin matang usai dirinya tampil mengesankan sejak Piala
Asia 2011. Lima gol yang dicetaknya selama babak kualifikasi
berperan besar dalam kampanye timnya menuju Brasil.
Taktik: Sejak mengambil alih peran Takeshi Okada sebagai
pelatih kepala, Alberto Zaccheroni gemar menerapkan taktik
4-2-3-1 dengan gaya khas Italia di kesebelasan utama
Jepang. Hal mendasar lainnya yang dilakukan mantan
allenatore Juventus itu adalah melakukan peremajaan ti tubuh
tim, dengan memanggil sejumlah pemuda untuk menopang
skema serangan yang menggandalkan sektor sayap. Di bawah
arahan Zac, Samurai Biru sukses meraih gelar Piala Asia 2011,
serta mengejutkan dunia saat menghempaskan Argentina
dengan skor 1-0 dalam sebuah laga uji coba akhir 2010.

Pelatih Alberto Zaccheroni

Juru taktik asal Italia ini merupakan sosok yang kenyang akan
pengalaman di level sepakbola Eropa. Sebelum menukangi
Jepang, pria berusia 61 tahun itu pernah membesut sejumlah
klub papan atas Serie A seperti AC Milan, Internazionale,
Juventus, Lazio serta Udinese. Jepang merupakan tim
nasional pertama yang ia latih, tempat di mana ia mampu
menorehkan kesuksesan di ajang internasional.

Prediksi

Jepang juara grup, Kolombia runner-up

Kolombia 2-0 Yunani. Pantai Gading 1-2 Jepang
Kolombia 1-1 Pantai Gading. Jepang 1-0 Yunani
Jepang 0-0 Kolombia. Yunani 1-3 Pantai Gading

1. Jepang 7
2. Kolombia 5
3. Pantai Gading 4
4. Yunani 0

Target tinggi yang dicanangkan Jepang, serta minimnya
hambatan yang mereka dapat selama masa persiapan
membuat pasukan Samurai Biru itu diprediksi akan mampu
mengerahkan kemampuan maksimal mereka di pentas Piala
Dunia mendatang. Hanya saja, kekuatan yang dimiliki Kolombia
dan Pantai Gading tak bisa dipandang sebelah mata kendati
kedua kesebelasan tersebut dirundung permasalahan akibat
cederanya sejumlah pemain kunci. Laga ketat yang
memperebutkan tiket menuju fase gugur diyakini akan
melibatkan tiga tim tersebut. Sementara Yunani dengan
catatan penampilan yang kurang baik, membuat mereka
dipercaya akan kesulitan untuk telibat dalam persaingan Grup
G.
Kembali Ke Atas Go down
http://ferdiankeijikenichiunderground.blogspot.com/
 
Analisis & Prediksi Grup C Piala Dunia 2014
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» 10 Grup Lawak Paling Berpengaruh di Indonesia
» Ramalan Dunia Dari Tahun 2010 Sampai 5079
» 10 Mafia Terkejam di Dunia
» MOGE SKUTIK YAMAHA TMAX 2014 FP PLAT B
» WTS : YAMAHA R6 RACE BLUE 2014 ATPM KM HANYA 46

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
™My Generation™ :: Sport :: Sepak Bola-
Navigasi: